This is my birthday

This is my birthday..
Hari ini memang terasa berbeda ketika ulang tahun dirayakan di tempat yang berbeda meskipun pada awalnya tidak pernah disengaja. Suatu kesengajaan yang kebetulan. Namun inti dari ulang tahun adalah tetap mensyukuri apa yang ada dan melihat kembali rencana-rencana ke depan dibandingkan dengan sisa usia kita. Semoga kita semua diberikan keberkahan dan keridhoan dari-Nya serta yang lebih penting lagi pengampunan penuh dari-Nya atas segala kesalahan dan dosa baik yang besar maupun yang kecil. AMIEN….

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Qurban

Hati ini berapa banyak darah binatang qurban yang tertumpah. Apakah darah-darah itu sepadan dengan meningkatnya keimanan kita ? Atau hanya bukti narsisme kita dalam menyembahNya. Sesungguhnya Dia tidak menerima darah atau daging hewan yang kita kurbankan tapi menerima ketakwaan kita yang ada dalam dada. Kalau kita tidak bertambah taqwa maka sungguh sia-sia pengorbanan kita.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Syukur

Kesabaran dan syukur memang saling berkaitan. Kalau kita tidak bisa bersabar maka syukur tidak akan menghampiri kita. Kemarin pada saat menunggu istri yang sedang operasi saya berbincang-bincang dengan seorang laki-laki yang tegar. Dia cerita istrinya sedang menjalani operasi payu dara kedua setelah 20 tahun lalu dia menjalani operasi yang sama. Dan dengan wajah ceria ia bercerita tentang anak-anaknya yang paling kecil batu berumur 6 tahun. Saya benar-benar miris. Beribu pertanyaan membuatku sadar akan kesalahanku selama ini. Kadang kali pertemuan sebentar membuat bekas yang dalam. Alhamdulilah yah…

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Anakku

Anakku sebelum kau berkata biarkan ayahmu ini yang berkata. Anakku maafkan ayahmu karena tidak bisa menjadi ayah yang sempurna. Sesempurnanya aku tetap tidaklah sempurna di mata orang lain apalagi di matamu yang masih melihat segala sesuatu dari mata beningmu yang indah. Tapi ayahmu ini punya keinginan, punya cita-cita agar engkau kelak lebih baik dari ayahmu dalam segala hal. Itulah doaku setiap hari untukmu anakku. Itulah tangisanku setiap malam. Ketidaksempurnaanku adalah bukti agar engkau bisa menyempurnakannya untuk dirimu. Engkaulah mata hatiku menjadi nyanyianku setiap pagi dan menjelang senja.

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Aku benci perpisahan

Aku benci perpisahan bukan karena sejak dulu aku selalu ditinggal sendiri oleh keluargaku tapi rasanya perpisahan itu sangat menyakitkan. Itulah makanya saya jarang mau dekat akrab dengan seseorang. Itulah sebabnya dari dulu aku tidak pernah punya teman akrab atau teman dekat karena aku benci perpisahan.

Kini salah satu temanku mengikuti program pensiun dini yang ditawarkan perusahaan sehingga resmi per-1 oktober 2011 dia tidak bekerja lagi menemaniku.begini rasanya ditinggal teman terdekat. Belum lagi jika ditinggal oleh kelaurga apalagi keluarga terdekat. Aku benci perpisahan.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tumpangan

Hari ini aku pulang dapat tumpangan gratis juga dapat nasihat gratis. Kadangkala apa yang menurut kita baik belum tentu menurut orang lain baik. Oleh sebab itu kita harus selalu meminta orang lain untuk melihat kita atau sering disebut dengan outward looking. Itu kuncinya, jangan selalu merasa benar.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cerita

Sebuah cerita biasanya didahului dengan kalimat pada jaman dahulu kala atau suatu ketika atau alkisah dan sebagainya. Pertanyaannya mengapa seperti itu ? Kalau ingin membuat tulisan yang bagus contohlah Al-Quran bagaimana pembukaan dari surat-surat dalam Al-Quran. Ambil contoh dalam surat yang terakhir, surat An-Nas.

Allah Swt membuka dengan kalimat, “katakanlah aku berlindung kepada Tuhan Manusia”. Ini pembukaan yang luar biasa. Tanpa basa-basi, padat dan terarah. Dari situ saja kita sudah menangkap isi dari surat itu. Kita beralih ke surat Al-Fajr yang luar biasa. Dibuka dengan penjelasan tentang waktu fajar dan malam-malam ganjil di bulan Ramadhan. Penjelasan itu bukan hanya semata tentang fajar tapi secara misterius dihubungkan dengan malam-malam ganjil di bulan Ramadhan.

Jadi cobalah tinggalkan pada suatu hari atau alkisah dan sebagainya gunakan kalimat yang lebih bermakna dalam bukan hanya terkait dengan faith saja tapi tentang personifikasi konteks dengan sesuatu yang riil.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Merumuskan kembali cita-cita hidup

Pada saat seusia saya menjelang dan memasuki 40 tahun saya sering merasa kehilangan cita-cita seperti yang pernah saya susun semasa duduk di bangku SD, SMP, SMA dan kuliah. Hal ini bukan semata-mata cita-cita saya telah bergeser sedemikian jauh dalam arti belum tercapai namun juga karena faktor-faktor lain seperti mengalah demi cita-cita anak atau cita-cita istri yang mungkin lebih penting bagi kita.

Umur 35, 40 dan 45 tahun merupakan waktu-waktu yang tepat bagi kita untuk mengevaluasi kembali cita-cita kita apakah sudah tercapai atau perlu dievaluasi kembali tapi yang jelas jelas jangan pernah merasa cita-cita kita tidak tercapai. Tetaplah semangat untuk merumuskannya kembali dan berupaya mencapainya. Always reinventing your vision….

Posted in Uncategorized | 3 Comments

Kesempurnaan

Ada dua hal yang membuatku terdiam dan berlumuran air mata, disamping tentu saja dosa-dosaku, di lebaran tahun ini.

Pertama ketika aku membaca sebuah buku yg berisi kumpulan ceramah dari mujtahid Mesir Hasan Al Banna, beliau menulis, “Alah mengukur kesempurnaan seseorang bukan dari banyaknya shalatnya, atau puasanya, atau shadaqohnya, tapi dari keseriusannya dalam melakukan amar ma’ruf dan nahi mungkar atau menyeru kebaikan dan mencegah kemungkaran. Tengoklah mengapa umat Muhammad disebut sebagai ummat yang sempurna?  Karena mereka melakukan amar ma’ruf dan Nahi Mungkar. Tengok pula mengapa bani Israil dihina sebagai seburuk-buruknya Ummat, karena mereka tidak melakukan Amar Ma’ruf dan Nahi Mungkar”. Luar biasa berarti selama ini saya belum sempurna keimanan kepada-Nya. Astaghfirullah… Saya tidak ingin bertukar kata dengan keshalehan sosial dan sebagainya tapi saya belum pernah melakukan itu. Semoga Allah SWT memudahkan jalan saya untuk melakukannya.

Kedua, dalam khutbah Iedul Fitri oleh Ustadz Abu Syauqi beliau menyampaikan bahwa Allah SWT Maha Halus sehingga berhati-hatilah dan jagalah hubungan dengan-Nya semaksimal mungkin karena Dia Maha Pencemburu. Mungkin bahasan yang ini sangat tergantung kedekatan kita dengan-Nya tapi jujur mulai saat itu saya lebih berhati-hati dalam berharap. Contohlah ketulusan cinta Nabi Ibrahim AS ketika dibakar oleh api oleh Raja Namrudz. Pada saat api mulai meninggi dan mengancam nyawanya datanglah Malaikat Jibril AS dan menanyakan apa yang dia (Ibrahim) inginkan darinya. ibrahim yang saat itu belum genap 30 tahun berkata tegas, kepadamu Jibril aku tidak membutuhkan apapun namun kepada Allah SWT ya saya membutuhkan pertolongan. Subhanallah.. Setelah itu langsung Allah SWT menurunkan pertolongan-Nya dengan menjadikan api itu dingin dan Ibrahim AS selamat. Subhanallah memang ujian cinta yang paking berat adalah ketika nyawa sudah sampai di kerongkongan.

Semoga Allah SWT menyempurnakanku dan menjadikanku hamba-Nya yang tulus mencintai-Nya… Amien…..

Posted in Uncategorized | 2 Comments

Takbiran

Mengapa kita harus melafadzkan takbir, tahmid, tasbih dan tahlil ketika usai melaksanakan shaum di bulan Ramadhan? Mengapa kita tidak melakukan sujud syukur saja karena kita telah mampu melaksanakan perintah-Nya secara paripurna?  Tentu saja maknanya tidak demikian.

Kalau boleh bertanya siapakah yang telah mampu memberikan pertolongan sehingga kita mampu berpuasa sebulan penuh?  Jawabannya adalah Allah SWT.

Siapakah yang telah memberikan kekuatan sehingga kita mampu shalat tharawih sebulan penuh?  jawabannya adalah Allah SWT.

Siapakah yang memberikan kita anugerah malam Lailatul Qadar yang nilainya sama dengan seribu bulan? Jawabannya adalah Allah SWT.

Siapakah yang memberi kita rizki sehingga kita bisa berzakat fitrah? Jawabannya Allah SWT.

Siapakah yang mengampuni dosa kita?  Jawabannya hanya Allah SWT.

Lalu mengapa kita tidak mau bertakbir, bertahmid, bertasbih,  dan bertahlil kepada-Nya?

Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1432 H
taqobbalallohu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathien….

Posted in Uncategorized | Leave a comment