Anakku sebelum kau berkata biarkan ayahmu ini yang berkata. Anakku maafkan ayahmu karena tidak bisa menjadi ayah yang sempurna. Sesempurnanya aku tetap tidaklah sempurna di mata orang lain apalagi di matamu yang masih melihat segala sesuatu dari mata beningmu yang indah. Tapi ayahmu ini punya keinginan, punya cita-cita agar engkau kelak lebih baik dari ayahmu dalam segala hal. Itulah doaku setiap hari untukmu anakku. Itulah tangisanku setiap malam. Ketidaksempurnaanku adalah bukti agar engkau bisa menyempurnakannya untuk dirimu. Engkaulah mata hatiku menjadi nyanyianku setiap pagi dan menjelang senja.
Advertisement
iya, pak. Insya allah